Selasa, 06 Desember 2011

Semakin Hari semakin jauh

Semuanya berlalu dalam kehendaknya..nafas, hidup cinta dan segalanya...............semoga semuanya mendapatan nilai Plus disisi-Nya..walaupun sulit di raih.......

Minggu, 15 November 2009

Andai dalam hidup ini kita mendapatkan apa yang kita harapkan dan kita inginkan tentu kita bahagia dan senang sekali, tetapi sayang semua nya itu tidak akan pernah terwujud, karena Allah telah mengatur segalanya.Ia tidak memberikan apa yang kita harapkan tetapi Allah memberikan apa yang kita butuhkan........seharusnya kita menjadi orang2 yang pandai bersyukur pada Allah........................

edrizal_08 putra: edrizal_08 putra

edrizal_08 putra: edrizal_08 putra

Selamat Bekerja dan Semoga Bermanfaat...

Selasa, 22 September 2009

Senin, 27 Juli 2009

Hidup ini ibaratkan pengaruh dari setiap apa yang dilakukan.semuanya mengalami hubungan sebab akibat.....setiap apa yang dilakukan akan mendapatkan balasan yang setimpal sesuai dengan perbuatannya tersebut begitupun dalam menjalin suatu hubungan kepercayaan dan saling menjaga adalah kunci kelanggengan dalam membina hubungan, ketika yang lain berbuat kesalahan, dia akan merasakan akibat dari perbuatannya tersebut begitupun sebaliknya...........apa yang ditanam itulah yang didapatkan....

My Planning

semoga semua rencana dapat berjalan dengan baik dan Allah tetap memberikan jalan keluar yang terbaik dari setiap persoalan yang dihadapi karena Dialah sebaik-baik perencana..........................

Selasa, 24 Maret 2009

Pacaran dalam pandangan Islam

Blog Entry

Pacaran dalam Pandangan Islam

Pacaran itu apa sih ?

Pacaran itu diidentifikasi sebagai suatu tali kasih sayang yang terjalin atas dasar saling menyukai antara lawan jenis.

Sebelum menjelaskan pandangan Islam mengenai pacaran, perlu dijelaskan bahwa ada tiga kemungkinan pacaran yang dimaksudkan, yaitu:

  1. Hubungan antara seorang laki-laki dengan perempuan yang bukan muhrim, dalam hubungan itu mereka sering berduaan, dan melakukan kontak jasmani berupa ciuman atau semacamnya.
  2. Hubungan antara seorang laki-laki dengan perempuan yang bukan muhrim, dalam hubungan itu mereka sering berduaan, namun tetap menjaga agar tidak terjadi kontak badan, seperti ciuman dan semacamnya.
  3. Hubungan antara seorang laki-laki dengan perempuan yang bukan muhrim, tetapi selalu menjaga agar mereka tidak berduaan apalagi melakukan kontak badan dalam bentuk apapun.

Harus di sadari oleh kita semua semua bahwa Memiliki Rasa Cinta Adalah Fitrah dari Allah SWT, namun jangan sampai kita mengumbar rasa cinta kita dengan seenaknya saja.

Betulkah di dalam Islam ada yang namanya pacaran ?

Islam menghalalkan pernikahan, bahkan dinyatakan sebagai sunnah. Akan tetapi Islam melarang keras perzinahan. Bukan hanya perzinahan, akan tetapi yang mendekati perzinahan pun dilarang oleh Islam. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an surat al-Isra':32.

Pacaran dalam bentuk 1 dan 2 dilaksanakan sebagai perbuatan yang mendekati perbuatan zina. Dalam pandangan Islam bentuk ketiga dikenal dengan istilah Ta’aruf. Dalam Islam proses yang benar untuk mencapai pernikahan adalah :

Ta’aruf Khitbah Nikah

Perbedaan Taaruf dengan Pacaran adalah Sebagai Berikut :

Tujuan

- taaruf (t) : mengenal calon istri/suami, dengan harapan ketika ada kecocokan antara kedua belah pihak berlanjut dengan pernikahan.

- pacaran (p) : mengenal calon pacar, dengan harapan ketika ada kecocokan antara kedua belah pihak berlanjut dengan pacaran, syukur-syukur bisa nikah …

Kapan dimulai

- t : saat calon suami dan calon istri sudah merasa bahwa menikah adalah suatu kebutuhan, dan sudah siap secara fisik, mental serta materi.

- p : saat sudah diledek sama teman: ”koq masih jomblo?”, atau saat butuh temen curhat.

Waktu

- t : sesuai dengan adab bertamu.

- p : pagi boleh, siang oke, sore ayo, malam bisa, dini hari kalo ngga ada yang komplain juga ngga apa-apa.

Tempat pertemuan

- t : di rumah sang calon, balai pertemuan,musholla, masjid, sekolah.

- p : di rumah sang calon, kantor, mall, cafe, diskotik, tempat wisata, kendaraan umum & pribadi, pabrik, dan taman.

Frekuensi pertemuan

- t : lebih sedikit lebih baik karena menghindari zina hati.

- p : lazimnya seminggu sekali, pas malem minggu. kalo bisa tiap hari

Lama pertemuan

- t : sesuai dengan adab bertamu

- p : selama belum ada yang komplain, lanjut mang !

Materi pertemuan

- t : kondisi pribadi, keluarga, harapan, serta keinginan di masa depan.

- p : cerita apa aja kejadian minggu ini, ngobrol ngalur-ngidul, ketawa-ketiwi.

Jumlah yang hadir

- t : minimal calon lelaki, calon perempuan, serta seorang pendamping (bertiga). maksimal tidak terbatas (disesuaikan adab tamu).

- p : calon lelaki dan calon perempuan saja (berdua). klo rame-rame bukan pacaran, tapi rombongan.

Biaya

- t : secukupnya dalam rangka menghormati tamu (sesuai adab tamu).

- p : kalau ada biaya: ngapel, kalau ngga ada absent dulu atau cari pinjeman, terus tempat pertemuannya di rumah aja kali ya? tapi gengsi dong pacaran di rumah doang ?? apa kata doi coba ??

Lamanya

- t : ketika sudah tidak ada lagi keraguan di kedua belah pihak, lebih cepat lebih baik. dan ketika informasi sudah cukup (bisa seminggu, sebulan,2 bulan), apa lagi yang ditunggu-tunggu?

- p : bisa 3 bulan, 6 bulan, setahun, 2 tahun, bahkan mungkin 10 tahun

Saat tidak ada kecocokan saat proses

- t : salah satu pihak bisa menyatakan tidak ada kecocokan, dan proses stop dengan menyebut alasannya.

- p : salah satu pihak bisa menyatakan tidak ada kecocokan, dan proses stop dengan/tanpa menyebut alasannya

Etika pergaulan dalam Islam adalah, khususnya antara lelaki dan perempuan garis besarnya adalah sebagai berikut :

  1. Saling menjaga pandangan di antara laki-laki dan wanita, tidak boleh melihat aurat , tidak boleh memandang dengan nafsu dan tidak boleh melihat lawan jenis melebihi apa yang dibutuhkan. (An-Nur : 30-31)
  2. Sang wanita wajib memakai pakaian yang sesuai dengan syari'at, yaitu pakaian yang menutupi aurat (An-Nur : 31)
  3. Hendaknya bagi wanita untuk selalu menggunakan adab yang islami ketika bermu'amalah dengan lelaki, seperti:
  4. Di waktu mengobrol hendaknya ia menjauhi perkataan yang merayu dan menggoda
  5. Di waktu berjalan hendaknya wanita jangan menggoda orang yang melihat
  6. Tidak diperbolehkan adanya pertemuan lelaki dan perempuan tanpa disertai dengan muhrim.
  7. Termasuk di sini suka mojok atau berduaan ditempat yang sepi, karena yang ketiga adalah setan. Seperti sabda nabi: "Janganlah seorang laki-laki dan wanita berkhalwat (berduaan di tempat sepi), sebab setan menemaninya, janganlah salah seorang dari kalian berkhalwat dengan wanita, kecuali disertai dengan mahramnya." (HR. Bukhari & Muslim).

Pokoknya aktivitas pacaran itu dekat banget dengan zina. So....kesimpulannya Pacaran itu haram hukumnya, and kagak ada legitimasi Islam buatnya, adapun beribu atau berjuta alasan tetep aja pacaran itu haram. Sedangkan yang dibolehkan adalah Ta’aruf. Wallahu a’lam bisshawab.

Tertanda

dR. deri fahrizal, Sag, mpd, mbi

puisi untuk singa-singa Allah

PUISI UNTUK SINGA-SINGA ALLAH

Antara Sarah Hasbiy Asy-syifa, Risa Rahma Fitriany, Anda, Sarah Azharah, Deni Sundawi, Dwi Retnoningsih dan Ghozali Abdillah

Dibalik layar berukuran 14 inchi teman mainku
Ku cuba mencari kabar berita tentang dirimu
Ku hanya bisa melihat dan mendengar
Tanpa ada satupun mampu ku perbuat untuk dirimu
Selain do’a yg kuhaturkan disetiap sujudku

Wahai, Singa2 padang pasir....
Yang elok lagi rupawan....

Orang2pun ramai melupakan keberadaan dirimu
karena terbuai secuil berlian yang menyilaukan mata
Sungguh kontras sekali dengan dirimu
meninggalkan secuil berlian yang fana
Hanya tuk menggapai janji dari Rabbnya

Jelmaan2 dirimu slalu ada pada setiap masa
Memang demikian ketentuan yg t’lah berlaku
Dari sang pembuat kebijakan yang Maha mengetahui lagi bijaksana
Terkadang hati rindu..., rindu bila kah masa diri hadir
Menjadi jelmaan2mu, tuk menggantikan tugas berat
Yang engaku pikul s’lama ini...

Terkadang hati gembira dengan kabar berita darimu
Berhasil merentas jalan musuh2 Rabbmu
Banyak pula hati terasa amat sedih dan teriris
Tatkala mendengar kesusahan yang menimpa dirimu

Duhai,... singa2 padang pasir.......
Yang hina dimata pencinta dunia........


Banyak orang mencela, mencibir, menghardik akan dirimu
Tak terkecuali saudara2mu sendiri
Yang hatinya t’lah dikunci mati oleh Rabbmu
Mereka ini bak duri didalam daging
Tatkala bergerak memunculkan sakit sampai ke ubun2

Julukan buruk disandangkan oleh musuh2 mu
Laksana makar klasik tuk menjatuhkan dirimu
Sayang...., sungguh beribu2 kali sayang
Banyak dari saudara2mu meng“amienkan”nya
Entah karena kejahilan ataukah karena kemunafikan
Yang bercokol dipikiran dan hati2 mereka

Ahh.. itu sudah biasa bagi dirimu,...
Kerena Allah t’lah memilih dirimu sebagai singaNya
Dengan padangan arif nan bijaksana, Kaupun berujar,...
Makar seperti inipun t’lah berlaku untuk saudara2 kami
Yang mereka telah lebih dahulu mendahului kami...
Sejarah slalu berputar bak roda
Walaupun ruang dan waktu berbeda
Namun hakikatnya sama jua....

Wahai... singa2 padang pasir....
Yang bahagia mengarungi samudra pasir....

Padang pasir nan tandus dan gersang
Kau habiskan masa2mu laksana singa dipadang pasir
Tiada pilihan kecuali “membunuh atau dibunuh”
Masanya..., bilangan detik menit jam hari bulan dan tahun
Bukan.. bukan.. itu semua bukan...
Tetapi sisa bilangan nyawamu yg melekat pada dirimu
Yang engakupun tak tahu kapan berakhirnya

Desingan peluru.......!!!
Genangan darah.....!!!
Dentuman bom.......!!!
Ahh... itu semua menu hidupmu sehari2
Itu semua tiada faedah tuk menggetarkan hati2 mu
Itu semua tiada faedah tuk mejadikan dirimu pengecut
Bahkan kau nikmati itu semua...
Bak pengantin baru yang asyik dengan pasangannya

Kau tidak berharap banyak pada manusia
Karena hanya Allah tumpuan harapanmu
Kau tidak bergantung pada manusia
Karena hanya Allah tempat bergantung segala sesuatu
Kau tidak pernah kecewa atas musibah yang diberikanNya
Karena kau tau betul akan janjiNya

Wahai... singa2 padang pasir....
Yang berjual beli dengan RabbNya....


Kau niagakan harta jiwa dan ragamu
Kepada yang menawarkannya dengan harga tak sebanding
Sungguh perniagan yg tidak seimbang
Dalam pandangan, timbangan kacamata dunia

Kau telah melakukan perniagaan yang luar biasa
Dimana para malaikatpun iri akan perniagaanmu itu
Kau rindu akan janji dariNya...
Demikian pula diri ini, rindu akan janji Rabbnya

Duhai,... Rabbiii....
Bila t’lah tiba masanya nanti
Jadikanlah diri ini sebagai singaMu....


Tronoh – Malaysia: 18 Safar 1430H (14 February 2009)
By Ghozali Abdillah for heart stirring

Pengikut